Diduga Langgar UU Kehutanan, Kawasan Hutan Di Ngawi Jadi Lahan Sawah Dan Tebu

Diduga Langgar UU Kehutanan, Kawasan Hutan Di Ngawi Jadi Lahan Sawah Dan Tebu

NGAWI - Dalam beberapa dekade ini banyak kawasan hutan di wilayah pangkuan hutan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Perhutani Ngawi berubah jadi lahan tebu dan juga lahan sawah, tentunya muncul kekhawatiran dari publik bagaimana fungsi hutan yang utama kalau seperti itu? 

Dari hasil investigasi jurnalis Indonesiasatu.co.id dilapangan bisa dijumpai misalnya di area hutan Pandean, Kecamatan Karang Anyar, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, duduga ada hampir ratusan bahkan mendekati ribuan lahan hutan jadi kebun tebu, anehnya areal yang dekat jalan raya masih ada tanaman tegakan berupa pohon Jati, namun sekitar 15 meter masuk ke dalam hutan, tanaman tegakan semakin jarang bahkan tidak ada dan menjadi tanaman tebu semua. 

Ditempat berbeda mulai dari hutan area Walikukun, Gendingan, Kauman, Sekarputih Bedegan, Prehwul, Ndares, Kecamatan Widodaren, juga hutan area Jatigembol Wates, Kecamatan Kedunggalar ada ratusan hektar hutan jadi lahan sawah basah yang tentunya tanaman tegakan banyak yang mati,  hingga batas hutan dan sawah warga jadi tidak kelihatan, yang terbentang hamparan tanaman padi luas masuk hutan. 

Mujianto salah satu anggota Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lembaga Pembela Rakyat (LPR) Kabupaten Ngawi menyayangkan hal tersebut.

"fungsi hutan adalah untuk kelestarian alam, menjaga sumber air, tempat hidup berjuta flora fauna, penyeimbang lingkungan, mencegah pemanasan global, penyedia udara bersih, mencegah banjir, kalau hutan menjadi banyak yang menjadi lahan tebu dan sawah apa tidak membahayakan itu?, apakah itu semua ada izinya?, dan apa tidak melanggar UU no 41 tahun 1999 tentang kehutanan?, " tutur Mujianto keheranan. 

Ketika awak media mencoba konfirmasi terkait hal tersebut pada pimpinan atau ADM KPH perhutani Ngawi Haris lewat WA via seluler memperoleh jawaban bahwa semua itu sudah sesuai prosedur baik pada tingkat Jawa Timur maupun pusat, tanpa menjelaskan lebih rinci apa yang dimaksud telah sesuai prosedur itu.


Jurnalis : Budi
Editor     : Tiarsin
Biro        : Kabupaten Ngawi

KPH Ngawi Lsm Lpr Kabupaten Ngawi Jawa Timur
Tiarsin

Tiarsin

Previous Article

Jelang Masa Jabatan Mbah Kung Berakhir,...

Next Article

Desa Sentra Ternak Perkutut, Bangun Pavingisasi...

Related Posts

Peringkat

Profle

Achmad Sarjono verified

Syafruddin Adi

Syafruddin Adi

Postingan Bulan ini: 230

Postingan Tahun ini: 1262

Registered: Feb 19, 2021

Herman Djide

Herman Djide verified

Postingan Bulan ini: 206

Postingan Tahun ini: 1326

Registered: Sep 22, 2020

salehwagidi

salehwagidi

Postingan Bulan ini: 144

Postingan Tahun ini: 260

Registered: Apr 16, 2021

Suhardi

Suhardi

Postingan Bulan ini: 135

Postingan Tahun ini: 758

Registered: Sep 22, 2020

Profle

Widian.

Oknum Kepala Sekolah SD di Toraja Utara, Diduga Cabuli 3 Muridnya
Beredar Kabar Ombas Bakal Ubah RSUD Pongtiku, Yunus Garaga: Yang Penting  Sudah Milik Pemda
Tak Pernah Pegang Kartu ATM, Bansos PKH Diduga Dicairkan Pengurus
Kades Hiliwarokha Yurniat Zebua: Tidak Benar Saya Kosumsi Minuman keras

Follow Us

Recommended Posts

Terkait Adelin Lis, Ini Pendapat Guru Besar Hukum Internasional  Universitas Indonesia
Terkait Berita Beredar, Ini Klarifikasi Pendamping PKH dan Mur
Dugaan Korupsi pada PT.ASABRI,  Kejagung RI Kembali Periksa 4 Saksi
Tak Pernah Pegang Kartu ATM, Bansos PKH Diduga Dicairkan Pengurus
Tim Jaksa Penyidik Periksa 1 Saksi Terkait Dugaan Korupsi Pembelian Gas Bumi PDPDE Sumatera Selatan